Senandung Cinta Buat Arini, tulisan ini merupakan karya fiksi pertama penulis dalam bentuk cerita bersambung. rencananya akan dijadikan sebuah novel. Layaknya sebuah novel pasti di dalamnya ada kisah. Kisah kehidupan manusia yang mungkin terjadi pada siapa saja.
Tokoh utama cerita ini adalah Arini. Seorang guru yang sangat mencintai profesinya. Namun sistem birokrasi yang masih menganut ” Oke Bos” membuat karirnya yang seharusnya cemerlang, selalu terhambat oleh sistem yang ada di lingkungan tempat dia bekerja.
Namun semua itu tidak membuat Arini patah semangat, justru sebaliknya. Ia semakin menemukan jati dirinya. Ibarat air yang dibendung di satu tempat namun melalui celah yang ada ia mengalir ke tempat lain.
Cerita ini berlatar dunia maya dan nyata dalam paduan kisah antara romantik dan epik…yang dipadu dalam sebuah imajinasi penulis…tertarikah Selamat membaca…kritik dan saran sangat penulis harapkan….
Bagi Arini hidup adalah sebuah dinamika, susah senang harus diterima dengan lapang dada. Karir dan jabatan baginya hanyalah sebuah asesoris. Tertarik dilirik tidak tertarik ya dibiarkan saja. Cerita ini diwarnai pula oleh dunia cyber yang saat ini sudah marak memasuki sekolah-sekolah. Keterlibatan Arini di dunia cyber malah mempertemukannya dengan seorang sahabat berdarah Jawa Batak yang tanpa disadari ikut mewarnai kisah hidupnya.
Sahabat yang dikenalnya lewat dunia maya ini, ternyata diam-diam mencintai Arini. Dilatarbelakangi oleh perbedaan budaya dan keyakinan, cinta pun terjalin di luar kehendak keduanya. Namun pada akhirnya, keduanya menyadari kalau cinta mereka hanyalah fatamorgana belaka.
Cerita ini mungkin akan terasa lebih mirip paparan kisah dunia pendidikan dengan segala problematika yang ada di dalamnya dari pada sebuah kisah cinta. Memang itulah tujuan penulisan cerita ini. Kisah cinta dalam cerita ini hanyalah pemanis agar tidak terkesan monoton. Namun bagus atau tidaknya sebuah cerita tentu saja bukan wewewang penulis untuk menilainya. Hak pembacalah untuk memberi pujian atau kritikan bagi cerita ini.
Cerita ini hanyalah fiktif belaka, maka bila ada pembaca yang memiliki kesamaan nama atau karakter dengan tokoh atau para pelaku yang ada di dalam cerita ini, itu hanya kebetulan saja. Jadi sama sekali di luar pengetahuan penulis.
Akhirnya, selamat membaca , mudah-mudahan ada hikmah yang bisa dipetik.
Filed under: Uncategorized

Aduh muhun iyeu abdi keur ngikuti cerita ini , tapi meni lami geuning dari satu episode ke satu episode na, sok atuh rada di enggalkeun ayeuna mah apan sakola tos bade liburan sigana seueur waktos ayeuna mah…..pasti sae komo bari di bumbuan ku cinta mah da eta nu sari na mah……..he he he…..good luck bu reni
Heu…heu…heu..sumuhun kulan, nya kitu tea mugi tawakupna wae da kumaha atuh waktosna pabetot-betot. ari carios mah da parantos rengse, pengeditanna anu kedah daria.
Da gening kanggo blog mah bentensareng iangkeuneun ka penerbit, ka penerbit mah cul we ka dituna teu langkung editor. Namung dina blog mah apan sagala ku nyalira. Nya nyerat, nya ngailustrasian, nya ngedit ah sagala ku nyalira. janten akibatna nya kitu tea. Wayahna we nya bageur… omat ulah bosen-bosen masihan komentar. Sok asa diulang taunkeun mun dikomentaran teh he..he..he…
ah iyeu keur nyoba sesuatu , mudah2an jalan….he he he….